Logo UIN RF Putih

BERITA ACARA KEGIATAN KULIAH KERJA LAPANGAN (KKL) MAHASISWA SISTEM INFORMASI DI BALAI PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BPOM) PALEMBANG

Tanggal:

18/12/2025

12:15 WIB

Penulis:

Tim Publikasi Program Studi Sistem Informasi

 

Pada hari selasa, tanggal 16 desember 2025, sebanyak 26 mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk memberikan wawasan mendalam dan pengalaman nyata bagi mahasiswa mengenai penerapan tata kelola Teknologi Informasi (TI) dalam sektor pemerintahan, khususnya dalam mendukung pengawasan obat dan makanan di Indonesia.

Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa disambut dengan hangat oleh tim dari BPOM. Sesi pembukaan dimulai dengan pengenalan profil instansi, di mana mahasiswa mendapatkan gambaran komprehensif mengenai peran vital BPOM sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat melalui pengawasan peredaran obat dan makanan. Penjelasan ini menjadi landasan penting bagi mahasiswa untuk memahami kompleksitas operasional instansi yang harus didukung oleh sistem teknologi yang handal, aman, dan terintegrasi.

Memasuki sesi inti pertama, materi difokuskan pada landasan hukum dan regulasi yang menjadi payung tata kelola TI di lingkungan pemerintahan. Narasumber memaparkan "Aturan Pemerintah Terkait Tata Kelola IT" yang menjadi basis operasional, mulai dari Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Perpres No. 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional, hingga Perpres No. 82 Tahun 2023 mengenai Percepatan Transformasi Digital. Secara spesifik, mahasiswa juga diperkenalkan pada regulasi internal terbaru, yakni Keputusan Kepala Badan POM No. 335 Tahun 2025 tentang Arsitektur dan Peta Rencana Penyelenggaraan SPBE. Pemaparan ini membuka wawasan mahasiswa bahwa implementasi TI di sektor publik tidak hanya soal teknis, melainkan harus patuh pada kerangka regulasi yang ketat dan terstandarisasi.

Sesi berlanjut dengan pembahasan mendalam mengenai "Ruang Lingkup Tata Kelola TI" dan hubungannya dengan SPBE. Fasilitator menjelaskan bahwa tata kelola TI mencakup enam aspek krusial: Kebijakan & Regulasi TI, Perencanaan dan Arsitektur SPBE, Pengelolaan Aplikasi & Infrastruktur, Manajemen Data dan Informasi, Keamanan Informasi, serta Monitoring & Evaluasi (Audit TI). Mahasiswa ditekankan pada konsep bahwa Tata Kelola TI adalah pondasi dari SPBE. Dijelaskan lebih lanjut bahwa SPBE tidak semata-mata berbicara mengenai aplikasi, namun meliputi integrasi antara Proses Bisnis, Data, Teknologi, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Sebuah poin penting yang digarisbawahi dalam sesi ini adalah prinsip bahwa "Tanpa tata kelola yang baik, implementasi SPBE tidak akan berjalan optimal."

Pada sesi terakhir, materi menyentuh aspek pengembangan sumber daya manusia melalui topik "Peran Mahasiswa". Dalam konteks transformasi digital nasional, mahasiswa Sistem Informasi diajak untuk menyadari peran strategis mereka, tidak hanya sebagai pelajar, tetapi sebagai Agen Literasi Digital dan Pengawas Sosial Kebijakan Digital. Lebih jauh lagi, mahasiswa didorong untuk mempersiapkan diri menjadi SDM masa depan yang kompeten untuk mendukung SPBE serta menjadi Kontributor Inovasi Layanan Publik. Materi ini memberikan motivasi tersendiri bagi peserta untuk terus mengasah kompetensi teknis maupun manajerial agar siap terjun ke dalam ekosistem pemerintahan digital.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Antusiasme mahasiswa terlihat dari beragam pertanyaan yang diajukan, mulai dari tantangan integrasi data antar-lembaga, strategi keamanan informasi (cybersecurity) dalam melindungi data publik, hingga peluang karir bagi lulusan IT di lingkungan BPOM. Diskusi terbuka ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa tentang bagaimana teori yang dipelajari di bangku kuliah diaplikasikan dalam skala nasional yang masif.

Demikian berita acara ini disusun sebagai dokumentasi resmi pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPOM atas sambutan hangat, fasilitas, serta ilmu berharga yang telah dibagikan, yang diharapkan dapat menjadi bekal krusial dalam mencetak talenta digital yang siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

KELOMPOK 23

 

NAMA

NIM

Rifky Oktri Romadhoni

23041450084

Fitria Azzahra

23051450233

Vany Alia Putri

23051450232

Rosita Azaly

23051450216

Arsika

23051450219

Yuniar Antika Sari

23051450211

Agung Prayoga

23051450212

Latif Nurakhman

23051450230

Muktiono

23041450133

M. Ghalyndra P

23051450227

 KELOMPOK 24

NAMA

NIM

Adib Muhammad Maros

23041450124

Muhammad Luqman Al-Fauzan

23041450085

M. Abdi Nugroho

23051450225

Muhammad Naufal

23051450228

Hendy Almanfaluthi

23051450210

Tiyo Aditiya

23051450231

Pria Sembada Siregar

23021450043

KELOMPOK 25

NAMA

NIM

Reyndo Reynaldo

23051450224

Nazwa Syahkilla Maharani

23051450229

Suni Sambera

23051450206

William

23051450160

KELOMPOK 26

NAMA

NIM

Muhamad Humam Alchak

23041450089

Aldo Rama Oktarian

23041450113

M. Krisna Yudha

23041450115

Lukman Nul Hakim

23051450226

Robert Tri Anugrah Fauzan

22208030094

 

DOKUMENTASI:

TENTANG KAMI


UNIVERSITAS


UIN Raden FatahKepegawaianSatuan Pengawas InternalLembaga Penjaminan MutuWhistleBlowing System

Copyright © Sistem Informasi SAINTEK UIN Raden Fatah. All Rights Reserved.

Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Created By github.com/aminriqkyMade with Next.js & Chakra UI